Pramono Anung Dedikasikan 10% Pendapatan Ancol untuk Korban Bencana Sumatera

JAKARTA, JEJAKPOS.ID – Di tengah gemerlap lampu kota dan hingar-bingar perayaan menyambut Tahun Baru 2027, sebuah pesan kemanusiaan yang kuat menyeruak dari jantung Ibu Kota. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memilih menutup tahun 2026 bukan hanya dengan pesta pora, melainkan dengan sebuah aksi solidaritas nyata bagi saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah.

Dalam suasana malam yang riuh di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu (31/12/2026) malam, Pramono Anung mengumumkan langkah strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia memastikan bahwa sebagian keuntungan dari pusat hiburan terbesar di Jakarta, Taman Impian Jaya Ancol, akan dialokasikan untuk misi kemanusiaan.

“Kami memutuskan bahwa 10 persen dari total pendapatan Taman Impian Jaya Ancol selama perayaan malam tahun baru ini akan didonasikan langsung untuk membantu korban bencana di Sumatera,” tegas Pramono di hadapan awak media.

Pernyataan ini disampaikan sang Gubernur sesaat sebelum ia turun menyapa ribuan warga yang telah memadati kawasan Bundaran HI untuk menghitung mundur detik-detik pergantian tahun. Langkah ini dinilai sebagai simbol empati yang mendalam: di saat warga Jakarta bersukacita merayakan harapan baru, mereka juga turut “berbagi rezeki” secara tidak langsung kepada para korban bencana melalui tiket masuk yang mereka beli di Ancol.

Keputusan memilih Taman Impian Jaya Ancol sebagai sumber donasi bukanlah tanpa alasan. Sebagai destinasi wisata utama saat libur panjang, Ancol diprediksi meraup pendapatan signifikan pada malam pergantian tahun. Dengan menyisihkan 10 persen dari pendapatan tersebut, nilai bantuan yang akan disalurkan dipastikan cukup substansial untuk meringankan beban pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.

Momen pergantian tahun di Jakarta kali ini terasa berbeda. Di balik panggung hiburan dan pesta kembang api yang mewarnai langit Jakarta, terselip doa dan uluran tangan pemerintah provinsi bagi mereka yang sedang berduka.

Pramono Anung berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh semangat gotong royong nasional. “Ini adalah bentuk kepedulian warga Jakarta. Kita bersenang-senang menyambut tahun baru, tapi kita tidak lupa saudara kita yang sedang kesusahan,” imbuhnya sebelum berbaur dengan lautan manusia di pusat kota.

Donasi ini diharapkan dapat mempercepat proses distribusi logistik dan bantuan darurat ke titik-titik terparah di Sumatera, menjadikan awal tahun 2027 sebagai momentum kebangkitan bersama, tidak hanya bagi Jakarta, tetapi juga bagi seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup