Pramono Anung Tegaskan Dana Rp100 Miliar untuk Bongkar Monorel Rasuna Said Sekaligus Penataan Jalan

JAKARTA, JEJAKPOS.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp100 miliar yang disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak semata-mata digunakan untuk pembongkaran tiang monorel yang mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Dana tersebut juga dialokasikan untuk perbaikan dan penataan infrastruktur jalan secara menyeluruh.
“Perlu saya luruskan, Rp100 miliar yang dikeluarkan itu bukan hanya untuk membongkar. Tapi untuk membuat jalan, trotoar, merapikan, dan sebagainya. Jadi biaya keseluruhan untuk memperbaiki Jalan Rasuna Said itu angkanya Rp100 miliar. Kalau hanya bongkar, kecil bangetlah,” ujar Pramono saat ditemui di TPU Karet Bivak, Jakarta, Minggu.
Pramono menjelaskan, pembongkaran tiang beton monorel yang direncanakan dimulai pada Rabu (14/1/2026) menjadi salah satu prioritasnya dalam penataan kota. Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari harapan gubernur DKI Jakarta terdahulu, Sutiyoso atau yang akrab disapa Bang Yos.
Bahkan, Pramono berencana mengundang Bang Yos untuk menyaksikan langsung proses pembongkaran tersebut. Hal itu mengingat proyek monorel di Rasuna Said pertama kali dibangun pada masa kepemimpinan Sutiyoso.
“Minggu depan ini monorel yang sudah dibangun sejak tahun 2004 akan kita bongkar. Saya berharap Bang Yos bisa lebih nyenyak tidurnya, karena monorel ini menjadi beban pribadi beliau. Nanti minggu depan akan saya undang Bang Yos untuk hadir, supaya monorel itu kita bersihkan jalannya dan kita rapikan,” kata Pramono.
Sebagai informasi, pembangunan monorel di Rasuna Said dimulai pada 2004 dan diresmikan langsung oleh Presiden Megawati Soekarnoputri sebagai salah satu solusi mengatasi kemacetan di Jakarta. Namun, proyek tersebut terhenti pada 2007 akibat permasalahan pendanaan dan aset.
Upaya melanjutkan pembangunan sempat dilakukan kembali pada era Gubernur Joko Widodo pada 2013, tetapi kembali gagal karena sengketa antarperusahaan. Akibatnya, tiang-tiang beton monorel terbengkalai selama bertahun-tahun dan menjadi simbol proyek mangkrak di ibu kota.
Kini, di bawah kepemimpinan Pramono Anung, tiang-tiang beton tersebut akan dibongkar sebagai bagian dari upaya penataan kota dan peningkatan kualitas infrastruktur Jalan Rasuna Said.














