Oknum Mengaku Anggota TNI Datangi Polda Gorontalo, Paksa Bebaskan Tahanan Kasus Kekerasan Seksual

GORONTALO, JEJAKPOS.ID – Suasana di Gedung Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Gorontalo mendadak tegang pada Sabtu sore (24/1/2026). Seorang pria yang diduga oknum anggota TNI mendatangi markas kepolisian tersebut dengan tujuan yang tidak biasa, meminta pembebasan seorang tahanan.
Peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 WITA. Pria tersebut mengidentifikasi dirinya sebagai Lettu Gerald Orchidio Hardy Hishaputra. Kepada petugas jaga, ia mengaku berpangkat Letnan Satu (Lettu) dan berdinas di Korem 133/Nani Wartabone (NW).
Kedatangannya bertujuan untuk menjemput dan memaksa petugas mengeluarkan seorang tahanan bernama Amin Ramadhan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Amin Ramadhan merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara sekaligus alumni IPDN yang saat ini sedang menjalani proses hukum pemerkosaan terhadap siswa SMK berusia 17 tahun.
Motif Hubungan Keluarga, Lettu Gerald menyatakan bahwa tujuannya membantu Amin Ramadhan adalah karena ikatan keluarga. Ia mengklaim bahwa tahanan tersebut merupakan sepupunya.
Namun, upaya tersebut terbentur pada prosedur hukum yang ketat. Sebagai informasi, Amin Ramadhan saat ini ditahan atas dugaan keterlibatan dalam kasus kekerasan seksual, sebuah tindak pidana berat yang menjadi atensi publik dan aparat penegak hukum.
Pihak Polda Gorontalo tetap menjalankan prosedur sesuai SOP penahanan. Mengingat kasus yang menjerat Amin Ramadhan berkaitan dengan kekerasan seksual, tidak ada mekanisme “penjemputan” secara paksa atau sepihak di luar jalur hukum resmi, terlebih perkara ini melibatkan perlindungan terhadap korban.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pihak Korem 133/NW terkait keabsahan status keanggotaan pria tersebut maupun tindakan indisipliner yang mungkin dilakukan. Kasus ini kini menjadi sorotan karena adanya dugaan upaya intervensi terhadap proses peradilan oleh oknum aparat.














