Tak Punya Ponsel, Siswi di Purwakarta Trauma hingga Putus Sekolah Akibat Perundungan

PURWAKARTA, JEJAKPOS.ID – Seorang siswi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terpaksa menghentikan pendidikannya setelah mengalami trauma mendalam akibat perundungan yang dilakukan oleh teman-teman sekelasnya. Perundungan tersebut dipicu oleh kondisi ekonomi korban yang tidak memiliki telepon genggam, sehingga ia kerap menjadi sasaran ejekan dan perlakuan tidak menyenangkan di lingkungan sekolah.
Tekanan batin yang dialami secara terus-menerus membuat kondisi psikis dan mental siswi tersebut terus memburuk. Rasa takut, cemas, serta hilangnya kepercayaan diri berdampak serius terhadap kesehariannya hingga akhirnya korban memutuskan untuk putus sekolah demi menjaga kesehatan mentalnya.
Kondisi memilukan itu kemudian mendapat perhatian dari dr. Eviyusrari. Setelah mengetahui peristiwa tersebut, ia memberikan pendampingan khusus dengan menyalurkan bantuan materiil serta dukungan psikologis kepada siswi dan keluarganya. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu proses pemulihan trauma yang dialami korban, sekaligus membuka kembali harapan agar ia dapat melanjutkan pendidikan dan menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.















