Terima LP Pencurian Emas, Polsek Kertapati Terjunkan Anjing Pelacak

PALEMBANG, JEJAKPOS.ID – Aksi pencurian dengan modus bobol rumah kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini, pelaku menyasar rumah pasangan suami istri Adi Prayogo dan Yolanda Triska Anggraini di Jalan Meranti PU I RT 45 RW 08, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp55 juta setelah emas seberat 3,5 suku miliknya raib digondol maling. Tak terima, korban melaporkan peristiwa itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kertapati dengan Nomor: LP/B/283/XII/2025/Polsek Kertapati/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel, tertanggal 30 Desember 2025.

Yolanda, yang akrab disapa Puput, menuturkan pencurian terjadi pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat kejadian, ia dan suaminya tengah tertidur pulas di lantai bawah rumah, sementara lantai dua dalam kondisi kosong.

Kecurigaan muncul ketika Puput terbangun sekitar pukul 07.30 WIB dan mendapati cahaya masuk dari arah genting lantai dua rumahnya, yang biasanya gelap. Bersama suaminya, ia kemudian memeriksa barang-barang berharga dan mendapati lemari dalam kondisi berantakan serta kunci lemari tergeletak di lantai.

“Saya langsung cek emas, ternyata sudah tidak ada. Lemari sudah acak-acakan dan emas seberat 3,5 suku hilang,” ujar Puput dengan nada lesu.

Mendapat laporan tersebut, Polsek Kertapati bergerak cepat dengan menerjunkan tim Reskrim, Inafis, serta anjing pelacak ke lokasi kejadian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengambilan sidik jari, serta pengecekan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Angga Kurniawan, S.Tr.K., S.I.K., M.H., membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Ia mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

“Benar, setelah menerima laporan, anggota Reskrim langsung ke lokasi untuk olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Hingga saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan,” kata Angga saat dikonfirmasi, Selasa (30/12/2025).

Terkait identitas pelaku, Angga menegaskan masih dalam proses pendalaman. “Masih kami selidiki, semoga segera ada petunjuk,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup